Minggu, 13 November 2016

MICROSOFT HOLOLENS


MICROSOFT HOLOLENS
oleh Marindah Ulfa
161709032
Mahasiswa SI UAJY


Hololens merupakan suatu produk terkini yang telah dikeluarkan oleh Microsoft. Hololens bekerja dengan menggunakan sistem hologram. Dan pengguna juga dapat melihat, mendengar, dan berinteraksi dengan hologram dengan barang disekeliling pengguna. Microsoft telah membuat headset tanpa harus menghubungkannya ke PC, dan menggunakan lensa dengan resolusi super tinggi dan suara yang jernih untuk membuat hologram tersebut seperti nyata. Hololens memberikan pengguna pengalaman yang sangat ineraktif.
Hololens adalah komputer hologram pertama self-contained, yang memungkinkan kalian untuk berinteraksi dengan hologram High Definiton di dunia nyata. Hololens harus menggunakan device kacamatanya yaitu Microsoft Hololens. Microsoft mulai membuka masa pemesanan awal (pre-order) untuk perangkat augmented reality Hololens Development Edition. Kesempatan ini hanya di buka bagi para pengembang (developer) di Amerika Serikat dan Kanada yang ingin mengeksplorasi dan membuat aplikasi augmented reality (AR) dan hologram.



Pemesanan Hololens Development Edition ini bisa dilakukan di situs Microsoft. Harga yang di patok sebesar US$3.000 atau sekitar Rp.39 jutaan. Di dalam paket pembelian pengembang akan memperoleh satu unit headset Hololens, clicker, kotak penyimpanan, kain lap microfiber, charger, dan kabel micro-USB 2.0, yang mulai di kirim pada 30 maret 2016. Selain itu pengembang juga akan mendapatkan akses ke beragam aplikasi khusus Hololens, contohnya HoloStudio (aplikasi 3D modelling), Skype (aplikasi komunikasi video), dan HoloTour (aplikasi perjalanan virtual), serta beberapa judul game seperti “RoboRaid”, “Fragments”, dan “Young Conker”.


Sedangkan untuk spesifikasi hardware, Microsoft mengungkapkan bahwa headset Hololens di perkuat dengan prosesor custom yang dinamakan “Holographic Processing Unit”, CPU Intel 32-bit, RAM 2 GB, memori internal 64 GB, baterai dengan daya tahan 3jam pemakaian aktif, serta konektivitas nirkabel 802.11ac, Bluetooth 4.1, dan USB. Untuk menangkap visual di sekitarnya, Hololens mempergunakan empat buah kamera, di tambah satu kamera untuk memahami kedalaman (perspektif) tiga dimensi, serta satu kamera lagi beresolusi 2 MP untuk merekam foto dan video. Headset juga di lengkapi empat mikrofon, sensor cahaya, serta sensor akselerometer dan giroskop untuk mendeteksi pergerakan. Serta di bekali sistem yang dapat mendeteksi keadaan sekitar, merespon gerakan tangan, dan memanipulasi objek digital berbentuk hologram. Hololens menawarkan pengalaman bermain game yang benar-benar beda dari sebelumnya.
Hololens berbentuk seperti kacamata dengan semi-transparan lensa. Maksud dari semi-transparan disini ialah, pengguna masih dapat melihat keadaan sekitar tanpa takut tersandung. Pengguna akan dibawa kedalam dunia 3 dimensi oleh hololens buatan Microsoft ini. Sensasi 3 dimensi yang belum pernah dibayangkan sebelumnya, dapat diperoleh dengan hololens.

Seperti yang disebutkan diatas, karena microsoft hololens berbasis augmented reality maka pengguna kacamata microsoft hololens akan tetap dapat melihat lingkungan disekitarnya dan menambahkan sesuatu gambar digital yang akan menyesuaikan dengan dunia nyata. Dengan begitu, lingkungan disekitar akan menjadi lebih kaya karena adanya gambar digital yang ditempelkan. Microsoft berharap semakin banyak pengembang yang membeli Hololens Development Edition dan membuat aplikasi-aplikasi AR yang berguna, Hololens akan semakin berkembang dan mampu menarik minat konsumen umum. Sehingga Microsoft dapat memproduksi Hololens edisi consumer dalam jumlah banyak sehingga harga jual bisa lebih di tekan. Penawaran development kit adalah langkah awal di dalam satu tahun pertama sejak diumumkannya Hololens di depan publik. Satya Nadella (CEO, Microsoft) pernah menyatakan bahwa butuh perjalanan selama lima tahun untuk menghadirkan Hololens bagi masyarakat luas.
Hololens bekerja mengikuti gesture tubuh dan pointernya menggunakan jari-jaritangan.  Hololens dapat melakukan beragam hal seperti gaming, video call, transportasi, menonton film dengan layar yang besar, menghasilkan 3D object, menjelajah dunia, dan hololens juga bekerja sama dengan NASA. Kacamata hololens ini disebut-sebut sebagai kacamata masa depan. Kacamata ini dapat diatur sesuai bentuk kepala kita dan jarak pandangnya juga dapat diatur. Pengguna akan benar-benar merasakan sensasi 3 dimensi yang luar biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar