MICROSOFT HOLOLENS
oleh Marindah Ulfa
161709032
Mahasiswa SI UAJY
Hololens
merupakan suatu produk terkini yang telah dikeluarkan oleh Microsoft. Hololens bekerja
dengan menggunakan sistem hologram. Dan pengguna juga dapat melihat, mendengar,
dan berinteraksi dengan hologram dengan barang disekeliling pengguna. Microsoft
telah membuat headset tanpa harus menghubungkannya ke PC, dan menggunakan lensa
dengan resolusi super tinggi dan suara yang jernih untuk membuat hologram
tersebut seperti nyata. Hololens memberikan pengguna pengalaman yang sangat ineraktif.
Hololens
adalah komputer hologram pertama self-contained, yang memungkinkan kalian untuk
berinteraksi dengan hologram High Definiton di dunia nyata. Hololens harus
menggunakan device kacamatanya yaitu Microsoft Hololens. Microsoft mulai
membuka masa pemesanan awal (pre-order) untuk perangkat augmented reality
Hololens Development Edition. Kesempatan ini hanya di buka bagi para pengembang
(developer) di Amerika Serikat dan Kanada yang ingin mengeksplorasi dan membuat
aplikasi augmented reality (AR) dan hologram.
Pemesanan
Hololens Development Edition ini bisa dilakukan di situs Microsoft. Harga yang
di patok sebesar US$3.000 atau sekitar Rp.39 jutaan. Di dalam paket pembelian
pengembang akan memperoleh satu unit headset Hololens, clicker, kotak
penyimpanan, kain lap microfiber, charger, dan kabel micro-USB 2.0, yang mulai
di kirim pada 30 maret 2016. Selain itu pengembang juga akan mendapatkan akses
ke beragam aplikasi khusus Hololens, contohnya HoloStudio (aplikasi 3D
modelling), Skype (aplikasi komunikasi video), dan HoloTour (aplikasi
perjalanan virtual), serta beberapa judul game seperti “RoboRaid”, “Fragments”,
dan “Young Conker”.
Sedangkan
untuk spesifikasi hardware, Microsoft mengungkapkan bahwa headset Hololens di
perkuat dengan prosesor custom yang dinamakan “Holographic Processing Unit”,
CPU Intel 32-bit, RAM 2 GB, memori internal 64 GB, baterai dengan daya tahan
3jam pemakaian aktif, serta konektivitas nirkabel 802.11ac, Bluetooth 4.1, dan
USB. Untuk menangkap visual di sekitarnya, Hololens mempergunakan empat buah
kamera, di tambah satu kamera untuk memahami kedalaman (perspektif) tiga
dimensi, serta satu kamera lagi beresolusi 2 MP untuk merekam foto dan video.
Headset juga di lengkapi empat mikrofon, sensor cahaya, serta sensor
akselerometer dan giroskop untuk mendeteksi pergerakan. Serta di bekali sistem
yang dapat mendeteksi keadaan sekitar, merespon gerakan tangan, dan
memanipulasi objek digital berbentuk hologram. Hololens menawarkan pengalaman
bermain game yang benar-benar beda dari sebelumnya.
Hololens berbentuk seperti kacamata dengan semi-transparan lensa. Maksud dari semi-transparan disini ialah, pengguna masih dapat melihat keadaan sekitar tanpa takut tersandung. Pengguna akan dibawa kedalam dunia 3 dimensi oleh hololens buatan Microsoft ini. Sensasi 3 dimensi yang belum pernah dibayangkan sebelumnya, dapat diperoleh dengan hololens.
Seperti
yang disebutkan diatas, karena microsoft hololens berbasis augmented
reality maka pengguna kacamata microsoft hololens akan tetap dapat melihat
lingkungan disekitarnya dan menambahkan sesuatu gambar digital yang akan
menyesuaikan dengan dunia nyata. Dengan begitu, lingkungan disekitar akan
menjadi lebih kaya karena adanya gambar digital yang ditempelkan. Microsoft
berharap semakin banyak pengembang yang membeli Hololens Development Edition
dan membuat aplikasi-aplikasi AR yang berguna, Hololens akan semakin berkembang
dan mampu menarik minat konsumen umum. Sehingga Microsoft dapat memproduksi
Hololens edisi consumer dalam jumlah banyak sehingga harga jual bisa lebih di
tekan. Penawaran development kit adalah langkah awal di dalam satu tahun
pertama sejak diumumkannya Hololens di depan publik. Satya Nadella (CEO,
Microsoft) pernah menyatakan bahwa butuh perjalanan selama lima tahun untuk
menghadirkan Hololens bagi masyarakat luas.
Hololens bekerja mengikuti gesture tubuh dan pointernya menggunakan jari-jaritangan. Hololens dapat melakukan beragam hal seperti gaming, video call, transportasi, menonton film dengan layar yang besar, menghasilkan 3D object, menjelajah dunia, dan hololens juga bekerja sama dengan NASA. Kacamata hololens ini disebut-sebut sebagai kacamata masa depan. Kacamata ini dapat diatur sesuai bentuk kepala kita dan jarak pandangnya juga dapat diatur. Pengguna akan benar-benar merasakan sensasi 3 dimensi yang luar biasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar